Senin, 10 November 2025, tseperti biasa kegiatan di hari senin bertempat di Lapangan SMP Negeri 3 Turi. Sejak pukul 07.00, seluruh warga sekolah mulai dari bapak ibu guru, karyawan, hingga peserta didik kelas 7, 8, dan 9 telah berbaris rapi mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 07.35 WIB ini diikuti dengan penuh khidmat dan antusias oleh bapak ibu guru, karyawan, serta peserta didik kelas 7, 8, dan 9.
Petugas upacara kali ini berasal dari kelas 7B yang
tampil percaya diri dan kompak menjalankan setiap tugasnya, mulai dari
pengibaran bendera, pembacaan teks Pancasila, hingga menyanyikan lagu-lagu
kebangsaan. Ibu Dwi Iriani, S.Pd. bertugas sebagai pembina upacara,
membawakan amanat yang menginspirasi tentang arti kepahlawanan bagi generasi
muda masa kini.
Dalam amanatnya, Ibu Ani mengajak seluruh peserta untuk mengenang
perjuangan para pahlawan bangsa yang telah gugur membela tanah air,
terutama pada peristiwa bersejarah Pertempuran Surabaya tahun 1945. Beliau
mengingatkan bahwa semangat juang para pahlawan harus terus hidup di hati
setiap anak bangsa.
“Anak-anakku, menjadi pahlawan masa kini tidak harus
berperang melawan penjajah,” ujar Ibu Ani dengan nada lembut namun penuh makna.
“Cukup dengan belajar sungguh-sungguh, disiplin, jujur, menolong teman, menjaga
kebersihan, dan menghormati sesama kalian sudah menunjukkan semangat
kepahlawanan yang sesungguhnya.”
Beliau juga menegaskan bahwa tema Hari Pahlawan tahun ini, "Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan" merupakan pengingat agar generasi muda
tidak berhenti bermimpi dan berjuang. Melalui semangat belajar dan perilaku
positif, para peserta didik diharapkan bisa menjadi bagian dari perjalanan menuju Indonesia
Emas 2045 negara yang maju, berkarakter, dan sejahtera.
Setelah amanat pembina, kegiatan dilanjutkan dengan doa
bersama yang dipimpin dengan khusyuk. Doa ini menjadi bentuk penghormatan
kepada para pahlawan yang telah mendahului, sekaligus permohonan agar bangsa
Indonesia selalu diberi kekuatan untuk meneruskan perjuangan mereka. Seluruh
peserta menundukkan kepala dengan penuh hormat, menciptakan suasana yang tenang
dan menyentuh.
Sepanjang jalannya upacara, antusiasme peserta terlihat
begitu tinggi. Para guru dan karyawan tampak bangga melihat semangat
peserta didik yang berbaris rapi, sementara seluruh peserta upacara menyanyikan lagu Bagi Mu Negeri dengan suara lantang yang menggema.
Melalui peringatan Hari Pahlawan ini, seluruh keluarga besar SMP
Negeri 3 Turi diajak untuk memaknai perjuangan dalam konteks masa kini bahwa
menjadi pahlawan tak harus mengangkat senjata, melainkan cukup dengan melakukan
hal-hal kecil yang membawa kebaikan bagi diri sendiri, sekolah, dan bangsa.
Kegiatan upacara Hari Pahlawan tahun ini menjadi bukti bahwa
semangat juang para pahlawan masih hidup dan tumbuh di hati para pelajar SMP
Negeri 3 Turi, sebagai Generasi Mitra Kresna. Dari lapangan sekolah yang sederhana, api semangat itu terus
berkobar, membakar semangat generasi muda untuk terus belajar, berbuat baik,
dan berjuang demi Indonesia yang lebih baik.